Ingin Menjadi Kaya? Maka Hentikan Kebiasaan Buruk Ini!

Posted on 2016-10-17 in How To Take A Chance

Protes.

Jumlah protes yang Anda lontarkan ekuivalen dengan jumlah kekuatan yang tidak Anda miliki. Itu adalah salah satu gelombang kekalahan. Menjadi orang yang suka melakukan protes membuat kegagalan Anda tetap ada dan hidup. Kemarahan yang Anda rasakam tiap Anda mengutarakan hal itu hanya akan membawa kenangan buruk — kenangan yang seharusnya mati dan terlupakan. Salah satu pioner dalam perkembangan manusia pernah mengatakan hal ini:

“We become what we think.” – Earl Nigthingale

Protes menunjukkan kalau Anda lemah. Pernahkan Anda melihat orang sukses memprotes soal hidup yang tidak adil kepada teman mereka di bar? Kemungkinannya adalah… Tidak akan pernah. Jika Anda melihat orang sukses di bar, maka Anda dapat yakin bahwa mereka ‘memiliki’ hal-hal berikut:

  1. Mereka tidak fokus ke masalah

Berfokus ke masalah adalah alasan mengapa orang-orang bisa menabrak tiang padahal mereka masih 100 kaki jauhnya dari tiang tersebut. Berfokus pada masalah dapat membuat situasi yang tragis, dan ya, itu dapat menjadi alasan kenapa Anda tidak pernah sukses. Jika Anda hanya berfokus pada masalah, Anda hanya akan semakin tertarik menuju masalah tersebut. Melakukan protes adalah salah satu fakta bahwa Anda berfokus pada masalah itu. Orang yang kaya dan sukses berada pada tempat mereka sekarang karena mereka berhasil menemukan solusi atas masalah-masalah mereka. Jadi, lain waktu jika Anda menemukan diri Anda melakukan protes, pastikan bahwa hal itu dilanjutkan dengan solusi.

  1. Tidak menyalahkan orang lain atas kegagalan mereka

Menyalahkan seseorang atau sesuatu tentang ketidak suksesan Anda berarti Anda tidak memegang kontrol atas apa yang sedang terjadi. Hal ini membuat Anda merasa tidak memiliki kekuatan atau lemah yang membawa Anda pada titik di mana Anda tidak mau mengambil keputusan apapun lagi. Karena itu, Anda biasanya mencoba mencari orang lain untuk menyelesaikan masalah tersebut untuk Anda, yang menyebabkan depedensi atau ketergantungan. Bahkan ketika kegagalan Anda berasal dari luar diri Anda sendiri, Anda harus mencari cara untuk mengambil tanggung jawab atas hal tersebut. Setelah melakukan hal ini, Anda akan menemukan diri Anda melakukan hal-hal untuk membuat Anda semakin dekat pada tujuan Anda dan Anda dapat menemukan diri Anda semakin sering sukses. Itu lebih baik dari protes dan tidak melakukan apa pun.

  1. Mereka tidak melakukan prokrinasi

Sangat mudah melakukan hal yang tidak mendekatkan kita pada tujuan akhir. Prokrasinasi hampir selalu berujung pada kegagalan, hasilnya kita tidak mendapatkan apapun. Anda dapat melihat protes sebagai salah satu bentuk prokrasinasi. Lebih mudah memprotes sesuatu daripada mencari solusi untuk keluar dari masalah tersebut.

  1. Mereka tidak percaya pada batasan

Hal ini dapat menjadi berbahaya, namun orang sukses dan kaya memang tidak pernah percaya kalau ada batasan atas hal apa saja yang bisa mereka raih. Mungkin terlihat sangat delusional, namun hal ini biasanya ada pada semua orang kaya dan sukses. Mereka tidak mendengarkan apa yang orang katakan ketika mereka berkata bahwa mereka bisa mendapatkan sesuatu, karena apa yang diketahui orang-orang? Sudahkah mereka mengetesnya? Kemungkinan besar tidak. Orang yang kaya dan sukses mengetahui hal ini jadi mereka biasanya tidak mendengarkan logika konvensional. Protes membuktikan bahwa Anda membatasi apa yang bisa Anda capai. Anda mengatakan hal seperti, “Aku tidak bisa melakukannya! Itu terlalu sulit!” Ini yang dinamakan membatas kepercayaan. Mereka adalah penghalang artifisial atau buatan yang hanya ada dalam kepala Anda. Selain itu, Anda harus bertanya kepada diri Anda, “Apa yang dapat saya lakukan secara berbeda untuk berada di mana yang aku inginkan?” Hal ini mengizinkanmu menggapai hal yang tidak pernah Anda pikir dapat Anda lakukan.

  1. Mereka tidak membesar-besarkan masalah

Membuat masalah bukanlah hal yang besar. Faktanya, semakin lama Anda berpikir dan protes tentang kesalahan yang Anda buat, semakin besar kemungkinan Anda untuk gagal. Anda berakhir menjadi sangat takut untuk membuat atau melakukan kesalahan lagi sampai akhirnya Anda memutuskan untuk menahan diri dan tidak melakukan apapun. Anda tidak akan pernah menemukan orang kaya dan sukses yang menyesali kesalahan yang sudah mereka buat sendiri. Malahan, Anda harus melihat kembali pada kesalahan yang sudah Anda buat, mengambil pelajaran darinya, dan melanjutkan hidup Anda (move on). Anda tidak ingin ketakutan Anda semakin besar.

  1. Berhentilah untuk bermalas-malasan

Seperti yang kita tahu malas adalah pangkal bodoh, dan bodoh itu adalah pangkal dari kemiskinan. Jadi janganlah bermalas-malasan, coba lah untuk belajar apa saja yang bisa kalian pelajari seperti investasi online jangka pendek yang mungkin bisa memberikan anda sebuah penghasilan tambahan yang cukup untuk menghidupi anda.

Comments are closed.